Wednesday, 20 July 2016
telat fadhil 1601261475
Jakarta, ibukota yang selalu sibuk tak pernah lelap. Apalagi, kondisi kesibukan Jakarta ditambah dengan kepulangan warganya dari kampung halaman kembali ke perantauan, membuat hiruk pikuk Ibukota semakin bingar saja. Tak heran, jika kediaman Saya di bilangan Cawang, Jakarta Timur, membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya untuk sampai ke Kampus Bina Nusantara di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jakarta yang baru "bangun lagi" kembali semwerawut. Anehnya, seperti orang-orang bingung, memadati pusat kota atau bahkan mengajak sanak saudaranya hingga anak cucu ke Jakarta, setelah Lebaran, Jakarta semakin padat. Tol yang biasanya masih bergerak hari ini pun tidak padat merayap tapi diam. Terlambat mengikuti kelas dan kegiatan lainnya adalah imbas dari Jakarta yang baru bangun dari tidur Lebarannya. Semoga kedepannya, para perantau bisa lebih bijak untuk mengajak sekampungnya untuk datang ke Jakarta. Atau mungkin, penduduk Jakarta, lebih bijak dengan tidak menambah kendaraan baru dari uang hasil 'angpau lebaran'. Atau Saya kah yang harus berangkat 3 jam lebih awal hanya untuk ke Kota Madya sebelah? Beginikah parah kondisi Ibukota?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment