Dengan ini saya membuat surat
keterlambatan saya kepada Miss Nuri selaku dosen knowledge management mohon maaf
karena saya telat masuk ke kelas pada tanggal 20-07-2016 dikarenakan
kesibukan saya diluar kampus untuk membantu orang tua di rumah dan sehingga
saya tidur terlalu malam menyebabkan dan kebiasan ini terbawa sampai dengan
sekarang pada saat jam kuliah tidak dapat masuk kelas tepat pada waktu nya.
berikut saya berikan tips jitu saya agar
dapat mengatur waktu dengan efektif:
1. Tentukan Skala Prioritas
Bagi aktivitas Anda ke dalam 4
bagian. Aktivitas (A) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya penting dan
mendesak. Kerja atau kuliah, misalnya. Kegiatan ini adalah prioritas utama yang
tidak boleh ditunda-tunda. Aktivitas (B) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya
penting tapi tidak mendesak. Contohnya menulis. Anda dapat menulis jika Anda
sudah selesai kuliah atau kerja. Aktivitas (C) untuk kegiatan-kegiatan yang
sifatnya tidak penting tapi mendesak. Menonton bola adalah kegiatan yang
sebenarnya tidak terlalu penting tapi mendesak, mengingat jadwalnya yang hanya
seminggu sekali. Aktivitas (D) untuk kegiatan-kegiatan yang tidak penting dan
juga tidak mendesak. Bermain game adalah salah satu contoh kegiatan yang tidak
penting dan tidak mendesak. Lakukanlah kegiatan Anda sesuai dengan skala
prioritas. Tingkat kepentingan dan kemendesakan setiap kegiatan tentu berbeda
antara pribadi satu dengan pribadi lainnya. Jadi, tentukanlah sendiri dengan
bijak.
2. Buat Jadwal Kegiatan
Untuk lebih efektif dan efisien, buatlah
jadwal kegiatan. Baik itu jadwal kegiatan bulanan, mingguan apalagi harian. Hal
ini bertujuan agar Anda tahu apa yang harus dilakukan dan mana kegiatan yang
harus didahulukan. Buatlah jadwal kegiatan pada malam hari sebelum tidur atau
pada pagi hari sebelum memulai aktivitas. Catatlah jadwal kegiatan Anda pada
aplikasi catatan ponsel atau laptop Anda. Kertas bekas struk pembayaran juga
dapat digunakan untuk membuat jadwal kegiatan kemudian disimpan kembali di
dompet.
3. Disiplin
Bersikaplah disiplin dan tegas
pada diri Anda sendiri. Manfaatnya juga dapat Anda rasakan sendiri. Jangan
menunda-nunda kegiatan. Itu hanya akan membuat pekerjaan Anda menumpuk. Mata
rantai kebiasaan terlalu mudah untuk kita ciptakan, namun terlalu sulit untuk
kita tinggalkan. Ciptakan kebiasaan baik sebagai ganti kebiasaan buruk.
4. Realistis
Jangan menargetkan untuk
melakukan seribu kegiatan sementara sumber daya energi, pikiran dan waktu yang
Anda punya terbatas adanya. Benar kata Robert Kiyosaki, “ Kita tidak bisa
menjadi segalanya untuk semua orang. Seribu teori tidak akan berhasil jika
nihil tindakan. Sebaliknya, satu teori saja akan berhasil jika disertai satu
tindakan saja. Simple, kan?
5. Kombinasi Kegiatan
Jika Anda dapat melakukan dua
atau lebih kegiatan dalam satu waktu itu akan jauh lebih efektif dan efisien.
Memasak sambil mendengar audio ceramah atau motivasi. Membaca saat dalam
antrian atau kendaraan umum. Menulis jadwal kegiatan saat buang air besar. Pokoknya,
pintar-pintarlah mengombinasikan kegiatan selama kegiatan itu memang dapat Anda
kombinasikan.
6. Temukan Delegasi
Untuk kegiatan-kegiatan yang
prioritasnya bersifat (C) atau (D), dapat Anda delegasikan kepada sekertaris,
wali atau teman Anda. Hal itu dilakukan jika Anda benar-benar tidak punya cukup
waktu lagi untuk melakukannya. Carilah delegasi yang handal dan terpercaya.
Biasanya, delegasi atau sekertaris adalah perempuan cerdas dan menarik. Untuk
menghindari skandal negatif, mengapa tidak memperistri sekertaris Anda atau
menjadikan istri Anda sebagai sekertaris?
semoga ini dapat membuat terutama saya
dan teman-teman semua dapat lebih tepat waktu dalam masuk kelas, terima kasih
atas perhatiannya.
No comments:
Post a Comment