Sunday, 24 July 2016

Keterlambatan | Arief Rachman - 1301059014

Dengan ini saya membuat surat keterlambatan saya kepada Miss Nuri selaku dosen knowledge management mohon maaf  karena saya telat masuk ke kelas pada tanggal 20-07-2016 dikarenakan kesibukan saya diluar kampus untuk membantu orang tua di rumah dan sehingga saya tidur terlalu malam menyebabkan dan kebiasan ini terbawa sampai dengan sekarang pada saat jam kuliah tidak dapat masuk kelas tepat pada waktu nya. berikut  saya berikan tips jitu saya agar dapat mengatur waktu dengan efektif:
1. Tentukan Skala Prioritas
Bagi aktivitas Anda ke dalam 4 bagian. Aktivitas (A) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya penting dan mendesak. Kerja atau kuliah, misalnya. Kegiatan ini adalah prioritas utama yang tidak boleh ditunda-tunda. Aktivitas (B) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya penting tapi tidak mendesak. Contohnya menulis. Anda dapat menulis jika Anda sudah selesai kuliah atau kerja. Aktivitas (C) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak penting tapi mendesak. Menonton bola adalah kegiatan yang sebenarnya tidak terlalu penting tapi mendesak, mengingat jadwalnya yang hanya seminggu sekali. Aktivitas (D) untuk kegiatan-kegiatan yang tidak penting dan juga tidak mendesak. Bermain game adalah salah satu contoh kegiatan yang tidak penting dan tidak mendesak. Lakukanlah kegiatan Anda sesuai dengan skala prioritas. Tingkat kepentingan dan kemendesakan setiap kegiatan tentu berbeda antara pribadi satu dengan pribadi lainnya. Jadi, tentukanlah sendiri dengan bijak.
2. Buat Jadwal Kegiatan
Untuk lebih efektif dan efisien, buatlah jadwal kegiatan. Baik itu jadwal kegiatan bulanan, mingguan apalagi harian. Hal ini bertujuan agar Anda tahu apa yang harus dilakukan dan mana kegiatan yang harus didahulukan. Buatlah jadwal kegiatan pada malam hari sebelum tidur atau pada pagi hari sebelum memulai aktivitas. Catatlah jadwal kegiatan Anda pada aplikasi catatan ponsel atau laptop Anda. Kertas bekas struk pembayaran juga dapat digunakan untuk membuat jadwal kegiatan kemudian disimpan kembali di dompet.
3. Disiplin
Bersikaplah disiplin dan tegas pada diri Anda sendiri. Manfaatnya juga dapat Anda rasakan sendiri. Jangan menunda-nunda kegiatan. Itu hanya akan membuat pekerjaan Anda menumpuk. Mata rantai kebiasaan terlalu mudah untuk kita ciptakan, namun terlalu sulit untuk kita tinggalkan. Ciptakan kebiasaan baik sebagai ganti kebiasaan buruk.
4. Realistis
Jangan menargetkan untuk melakukan seribu kegiatan sementara sumber daya energi, pikiran dan waktu yang Anda punya terbatas adanya. Benar kata Robert Kiyosaki, “ Kita tidak bisa menjadi segalanya untuk semua orang. Seribu teori tidak akan berhasil jika nihil tindakan. Sebaliknya, satu teori saja akan berhasil jika disertai satu tindakan saja. Simple, kan?
5. Kombinasi Kegiatan
Jika Anda dapat melakukan dua atau lebih kegiatan dalam satu waktu itu akan jauh lebih efektif dan efisien. Memasak sambil mendengar audio ceramah atau motivasi. Membaca saat dalam antrian atau kendaraan umum. Menulis jadwal kegiatan saat buang air besar. Pokoknya, pintar-pintarlah mengombinasikan kegiatan selama kegiatan itu memang dapat Anda kombinasikan.
6. Temukan Delegasi
Untuk kegiatan-kegiatan yang prioritasnya bersifat (C) atau (D), dapat Anda delegasikan kepada sekertaris, wali atau teman Anda. Hal itu dilakukan jika Anda benar-benar tidak punya cukup waktu lagi untuk melakukannya. Carilah delegasi yang handal dan terpercaya. Biasanya, delegasi atau sekertaris adalah perempuan cerdas dan menarik. Untuk menghindari skandal negatif, mengapa tidak memperistri sekertaris Anda atau menjadikan istri Anda sebagai sekertaris?


            semoga ini dapat membuat terutama saya dan teman-teman semua dapat lebih tepat waktu dalam masuk kelas, terima kasih atas perhatiannya.

Keterlambatan masuk kelas | Arief Rachman - 1301059014

Dengan ini saya membuat surat keterlambatan saya kepada Miss Nuri selaku dosen Knowledge Management(LA16) mohon maaf  karena saya telat masuk ke kelas pada tanggal 18-07-2016 dikarenakan kesibukan saya diluar kampus untuk membantu orang tua di rumah sehingga saya tidur terlalu malam menyebabkan kebiasan ini terbawa sampai dengan sekarang pada saat jam kuliah tidak dapat masuk kelas tepat pada waktu nya. berikut  saya berikan tips jitu agar dapat mengatur waktu dengan efektif:
1. Tentukan Skala Prioritas
Bagi aktivitas Anda ke dalam 4 bagian. Aktivitas (A) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya penting dan mendesak. Kerja atau kuliah, misalnya. Kegiatan ini adalah prioritas utama yang tidak boleh ditunda-tunda. Aktivitas (B) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya penting tapi tidak mendesak. Contohnya menulis. Anda dapat menulis jika Anda sudah selesai kuliah atau kerja. Aktivitas (C) untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya tidak penting tapi mendesak. Menonton bola adalah kegiatan yang sebenarnya tidak terlalu penting tapi mendesak, mengingat jadwalnya yang hanya seminggu sekali. Aktivitas (D) untuk kegiatan-kegiatan yang tidak penting dan juga tidak mendesak. Bermain game adalah salah satu contoh kegiatan yang tidak penting dan tidak mendesak. Lakukanlah kegiatan Anda sesuai dengan skala prioritas. Tingkat kepentingan dan kemendesakan setiap kegiatan tentu berbeda antara pribadi satu dengan pribadi lainnya. Jadi, tentukanlah sendiri dengan bijak.
2. Buat Jadwal Kegiatan
Untuk lebih efektif dan efisien, buatlah jadwal kegiatan. Baik itu jadwal kegiatan bulanan, mingguan apalagi harian. Hal ini bertujuan agar Anda tahu apa yang harus dilakukan dan mana kegiatan yang harus didahulukan. Buatlah jadwal kegiatan pada malam hari sebelum tidur atau pada pagi hari sebelum memulai aktivitas. Catatlah jadwal kegiatan Anda pada aplikasi catatan ponsel atau laptop Anda. Kertas bekas struk pembayaran juga dapat digunakan untuk membuat jadwal kegiatan kemudian disimpan kembali di dompet.
3. Disiplin
Bersikaplah disiplin dan tegas pada diri Anda sendiri. Manfaatnya juga dapat Anda rasakan sendiri. Jangan menunda-nunda kegiatan. Itu hanya akan membuat pekerjaan Anda menumpuk. Mata rantai kebiasaan terlalu mudah untuk kita ciptakan, namun terlalu sulit untuk kita tinggalkan. Ciptakan kebiasaan baik sebagai ganti kebiasaan buruk.
4. Realistis
Jangan menargetkan untuk melakukan seribu kegiatan sementara sumber daya energi, pikiran dan waktu yang Anda punya terbatas adanya. Benar kata Robert Kiyosaki, “ Kita tidak bisa menjadi segalanya untuk semua orang. Seribu teori tidak akan berhasil jika nihil tindakan. Sebaliknya, satu teori saja akan berhasil jika disertai satu tindakan saja. Simple, kan?
5. Kombinasi Kegiatan
Jika Anda dapat melakukan dua atau lebih kegiatan dalam satu waktu itu akan jauh lebih efektif dan efisien. Memasak sambil mendengar audio ceramah atau motivasi. Membaca saat dalam antrian atau kendaraan umum. Menulis jadwal kegiatan saat buang air besar. Pokoknya, pintar-pintarlah mengombinasikan kegiatan selama kegiatan itu memang dapat Anda kombinasikan.
6. Temukan Delegasi
Untuk kegiatan-kegiatan yang prioritasnya bersifat (C) atau (D), dapat Anda delegasikan kepada sekertaris, wali atau teman Anda. Hal itu dilakukan jika Anda benar-benar tidak punya cukup waktu lagi untuk melakukannya. Carilah delegasi yang handal dan terpercaya. Biasanya, delegasi atau sekertaris adalah perempuan cerdas dan menarik. Untuk menghindari skandal negatif, mengapa tidak memperistri sekertaris Anda atau menjadikan istri Anda sebagai sekertaris?


            semoga ini dapat membuat terutama saya dan teman-teman semua dapat lebih tepat waktu dalam masuk kelas, terima kasih atas perhatiannya.

Wednesday, 20 July 2016

Masuk terlambat, Daniel Bramasto - 1501208765

Dengan ini saya mohon maaf kepada ibu dosen Knowledge Management yang cantik Miss Nuril karena saya telat masuk ke kelas pada tanggal 20 July 2016 dan postingan ini mewakili hukuman saya yang berisi tentang 250 kata alasan saya terlambat. Alasan utama saya terlambat dikarenakan kesiangan akibat liburan yang panjang sehingga terbiasa tidur menjelang pagi atau bisa juga disebut insomnia. Dan berikut ini saya ingin membagikan tips untuk mengatasi insomnia kepada teman teman saya yang membaca postingan ini sekaligus untuk mengingatkan diri saya sendiri agar tidak terlambat masuk kelas lagi dan dapat mengatasi dampak dari insomnia tersebut. Sebelum membagikan tips saya akan memberitahu dampak dari insomnia tersebut, berikut adalah dampaknya:
1. Dampak Psikologis
Mengganggu ingatan memori, gangguan dalam berkonsentrasi, kehilangan  pada motivasi, kurang bersemangat, depresi dan masih banyak hal yang  lainnya.
2. Dampak Fisik
Cepat lelah saat melakukan kegiatan, nyeri-nyeri pada sendi, hipertensi  darah tinggi.
3. Dampak Sosial
Jika anda bekerja tentu akan mengurangi kualitas kinerja anda, kurang  bergairah dalam menikmati hubungan seksual dan hubungan keluarga.
4. Kematian orang yang kurang tidur kurang dari 5 jam dalam sehari  mempunyai angka presentase harapan hidup yang jauh lebih sedikit  dibandingkan mereka yang bisa tidur 7-8 jam dalam sehari.
Kalau dipikir pikir serem juga, nah berikut adalah tips mengatasi insomnia:
1. Membiasakan tidur lebih awal
Tidur 30 menit lebih awal sambil membaca buku sangat efektif untuk mengatasi insomnia. Jangan sekali-kali menggunakan waktu itu untuk bekerja di depan laptop dan merevisi laporan.
2. Membuat suasana kamar menjadi senyaman mungkin
Kamar yang berantakan dan kotor sangatlah berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang. Bagi laki-laki mungkin kamar berantakan  adalah hal biasa. Akan tetapi, bila akhir-akhir ini kamu mengalami susah tidur sebaiknya buat kamar menjadi lebih nyaman lagi. Rapikan baju baju dan benda yang berserakan dalam kamar. Buatlah kamar seakan akan bisa membuat hati lebih lega, bukannya tertekan.  Bila perlu, ganti poster dan warna cat dinding sesuai dengan selera  masing-masing.
3. Olahraga yang teratur
Dengan berolahraga yang teratur selain anda mendapatkan kesehatan hal ini juga dapat membantu tidur lebih cepat sehingga bisa menghindari atau mengatasi insomnia
4. Hindari minum minuman yang mengandung kafein pada sore hari
Tentu teman teman sudah tahu efek dari minuman kafein. Nah maka  dari itu hindarilah minuman yang mengandung kafein pada sore hari  mulai dari sekitar jam 3 agar mudah untuk tidur
5. Hindari cahaya dan suara yang berisik
Hal ini dapat mempermudah untuk tidur, mulai lah dengan  mematikan lampu sebelum tidur atau menggunakan penutup mata  dan untuk menetralisir suara coba untuk menggunakan ear plugs.

berhubung sudah lebih dari 250 kata saya sudah selesai membagikan tips ini. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Semoga bermanfaat bagi teman-teman dan semoga saya tidak telat lagi. Terimakasih atas perhatiannya.

telat fadhil 1601261475

Jakarta, ibukota yang selalu sibuk tak pernah lelap. Apalagi, kondisi kesibukan Jakarta ditambah dengan kepulangan warganya dari kampung halaman kembali ke perantauan, membuat hiruk pikuk Ibukota semakin bingar saja. Tak heran, jika kediaman Saya di bilangan Cawang, Jakarta Timur, membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya untuk sampai ke Kampus Bina Nusantara di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jakarta yang baru "bangun lagi" kembali semwerawut. Anehnya, seperti orang-orang bingung, memadati pusat kota atau bahkan mengajak sanak saudaranya hingga anak cucu ke Jakarta, setelah Lebaran, Jakarta semakin padat. Tol yang biasanya masih bergerak hari ini pun tidak padat merayap tapi diam. Terlambat mengikuti kelas dan kegiatan lainnya adalah imbas dari Jakarta yang baru bangun dari tidur Lebarannya. Semoga kedepannya, para perantau bisa lebih bijak untuk mengajak sekampungnya untuk datang ke Jakarta. Atau mungkin, penduduk Jakarta, lebih bijak dengan tidak menambah kendaraan baru dari uang hasil 'angpau lebaran'. Atau Saya kah yang harus berangkat 3 jam lebih awal hanya untuk ke Kota Madya sebelah? Beginikah parah kondisi Ibukota?

Tuesday, 19 July 2016

FADHIAN ADIWIDIA - ARIEF RACHMAN

  1.       Knowledge Management:
rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi

  2.       Theory knowledge
Suatu knoeledge yang berupa konsep, definisi, dan preposisi yang saling berkaitan dan bertujuan untuk memberikan gambaran yang sistematis tentang sesuatu

  3.       Research knowledge
Sebuah knowledge yang didapatkan dari penyelidikan, pemeriksaan, pencermatan, percobaan yang membutuhkan ketelitian dengan menggunakan metode tertentu untuk memperoleh suatu hasil dengan tujuan tertentu.

  4.       Public knowledge
Pengetahuan yang tersedia untuk semua orang

  5.       Processes
terdiri dari menangkap, menyaring, mengesyahkan, mentransformasikan, dan menyebarkan knowledge ke seluruh perusahaan dilengkapi dengan menjalankan prosedur dan proses tertentu.

  6.       Information
data yang berasal dari fakta yang tercatat dan selanjutnya dilakukan pengolahan (proses) menjadi bentuk yang berguna atau bermanfaat bagi pemakainya

  7.       Experience organization
Sebuah organisasi/perusahaan yang menerapkan pengalaman (experience) sebagai landasan untuk merekrut para pekerjanya

  8.      Knowledge
gabungan dari pengalaman, nilai, informasi kontekstual, pandangan pakar dan intuisi mendasar yang memberikan suatu lingkungan dan kerangka untuk mengevaluasi dan menyatukan pengalaman baru dengan informasi

  9.       Technology
keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia, Teknologi merupakan salah satu elemen pokok yang terdapat pada knowledge management, dikenal sebagai media yang mempermudah penyebaran explicit knowledge

  10.   Data
fakta mentah atau rincian peristiwa yang belum diolah, yang terkadang tidak dapat diterima oleh akal pikiran dari penerima data tersebut, maka dari itu data harus diolah terlebih dahulu menjadi informasi untuk dapat di terima oleh penerima

  11.   Organizational
proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern

  12.   Research
Sebuah cara mendapatkan knowledge dengan melakukan penyelidikan, pemeriksaan, pencermatan, percobaan

  13.   Explicit
pengetahuan yang telah dikumpulkan serta diterjemahkan ke dalam suatu bentuk dokumentasi sehingga lebih mudah dipahami dan disebarluaskan

  14.   Tacid
pengetahuan yang terdapat di dalam otak/pikiran kita sesuai dengan pemahaman, keahlian dan pengalaman seseorang biasanya pengetahuan ini tidak terstruktur, susah untuk didefinisikan dengan bahasa formal dan isinya mencakup pemahaman pribadi

  15.   Marketing
suatu rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen.

  16.   Transfer knowledge
proses untuk memindahkan pengetahuan dari individu yang disebut sebagai sumber pengetahuan (kontributor pengetahuan) ke penerima pengetahuan, yang nantinya pengetahuaan tersebut akan digunakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh penerima pengetahuan

  17.   Mechanism knowledge
Suatu mekanisme sebuah perusahaan untuk mengatur knowledge yang dimiliki perusahaan tersebut agar dapat digunakan agar bisnis perusahaan tersebut dapat berjalan

  18.   Knowledge worker
orang-orang yang memilki kompetensi tinggi, dinamis, dan memiliki daya yang tinggi untuk mempelajari dan memahami isu-isu baru serta menciptakan peluang yang positif pada setiap situasi baru

  19.   Sharing Knowledge
sebuah pertukaran pengetahuan antar dua individu; satu orang yang mengkomunikasikan pengetahuan, sedangkan seorang lainnya mengasimilasi pengetahuan tersebut

  20.   Identification Knowledge
Sebuah proses untuk mengidentifikasi knowledge agar dapat digunakan

  21.   Companies knowledge
Knowledge yang hanya tersedia untuk sebuah perusahaan, dan digunakan untuk mengembangkan bisnisnya



Monday, 18 July 2016

Bambang Supristiwanto - Julius Koesmawan

  1. Knowledge Management : kumpulan perangkat, teknik, dan strategi untuk mempertahankan, menganalisis, mengorganisasi, meningkatkan, dan membagikan pengertian dan pengalaman.
  2. Organizational Learning : suatu konsep dimana organisasi dianggap mampu untuk terus menerus melakukan proses pembelajaran mandiri (self leraning) sehingga organisasi tersebut memiliki ‘kecepatan berpikir dan bertindak’ dalam merespon beragam perubahan yang muncul.
  3. Motivation : fungsi manajemen yang berupa pemberian inspirasi, semangat, dan dorongan terhadap karyawan agar lebih giat.
  4. KM Tools : memperbaiki dan memungkinkan kreasi, modifikasi dan transfer pengatuhan dengan atau menggunakan suatu alat tertentu (teknologi).
  5. Experience : Peristiwa-peristiwa yang terjadi sebagai tanggapan atas beberapa jenis stimulus
  6. Data : merupakan suatu fakta yang belum diolah.
  7. Knowledge : Suatu informasi yang yang memfasilitasi suatu tindakan.
  8. Culture : suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sekumpulan orang dan diwarisi dari generasi ke generasi.
  9. Knowledge Capture : suatu kegiatan untuk menuliskan dan menerapkan pengetahuan yang bersifat tacit.
  10. Explicit : pengetahuan yang sudah terdokumentasi dan mudah untuk dibagikan.
  11. Values : merupakan suatu konsep pengertian yang abstrak yang mengandung arti dan memliki makna.
  12. Tacit : ilmu yang masih sulit dibagikan karena kebenarannya masih dipertanyakan
  13. Visual mapping : cara mencatat dengan memanfaatkan otak bekerja.
  14. Knowledge Bases : Jenis basis data yang digunakan untuk manajemen pengetahuan.
  15. Practice : suatu latihan untuk mengasah kemampuan seseorang.
  16. KM Cycle : siklus knowledge management yang dikembangkan oleh Zack (1996), Bukowitz & Williams (2000), Mc Elroy (2003), Wiig (1993).
  17. Knowledge Sharing : salah satu siklus yang digunakan untuk memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, instasi / perusahaan untuk berbagi pengetahuan yang mereka miliki kepada anggota lain.
  18. Information : rangkuman atau kumpulan fakta yang disesuaikan dengan kemauan user.
  19. Norms : ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia baik dalam masyarakat maupun perusahaan atau organisasi.
  20. Discussi : berunding membicarakan knowledge baru.
  21. Performance : management kinerja.


evanyoshua-1601264054

  1. Organizational = suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
  2. Data Mining = Analisa data/pola dan kecerdasan bisnis (business intelligence) dan merupakan alat yang penting untuk memanipulasi data untuk penyajian informasi sesuai kebutuhan user dengan tujuan untuk membantu dalam analisis koleksi pengamatan perilaku
  3. Knowledge Discovery = tahapan atau fase yang menyertai tahapan numeric, seperti Preperasi data, pencarian hipotesis untuk digeneralisasi, formasi pola, evaluasi knowledge, representasi serta manajemen. Proses yang multi fase tersebut merupakan methodology yang sangat penting untuk menemukan pengetahuan dalam data yang sesungguhnya.
  4. Information = Sekumpulan data/fakta yg diorganisasi atau diolah dgn cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerima.
  5. Explicit = Pengetahuan yg telah dikumpulkan serta diartikan ke dlm suatu bentuk dokumentasi sehingga lebih mudah dipahami dan disebarluaskan.
  6. Practices = mencoba untuk melakukan suatu hal yang biasanya baru pertama kali di lakukan
  7. Technology = keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan, dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana.
  8. Knowledge Conversion = Terdiri dari Socialization, Externalization, Combination, Internalization
  9. Strategy = pendekatan secara keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas dalam kurun waktu tertentu.
  10. Improvement Knowledge = Pengembangan pengetahuan
  11. Knowledge Sharing = Berbagi pengetahuan
  12. DSS = Bagian dari sistem informasi berbasis komputer(teramauk sistem informasi berbasis komputer, untuk mendukung proses pengambilan data
  13. Data = Sesuatu yg blm mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memeelukan adanya suatu pengetahuan.
  14. Tacit = Pengetahuan yg terdapat di dlm pikiran kita sesuai dgn pemahaman,keahlian dan pengalaman seseorang biasanya pengetahuan ini tdk tersruktur,susah didefinisikan dgn bhs formaldan isinya mencakup pemahaman pribadi
  15. Integration = sebuah sistem yang mengalami pembauran hingga menjadi suatu kesatuan yang utuh.
  16. Knowledge Reuse = Pengetahuan yang sudah ada sebelumnya masih dapat digunakan kembali.
  17. Knowledge Management Cycle = Merupakan suatu kerangka kerja yang terdiri dari tempat penyimpanan pengetahuan, hubungan, TI, infrastuktur komunikasi, keahlian fungsional, lingkungan responsif, kecerdasan organisasi dan sumber daya eksternal.
  18. Performance =  tingkatan yang biasanya bisa di nilai agar mengetahui tingkatannya sejauh mana
  19. Management = Suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.
  20. Knowledge Creation = Proses pembuatan pengetahuan yang baru
  21. Knowledge Taxonomies = Bisa diartikan sebagai aturan untuk menyusun atau mengatur.



Fahrul rizky aulia
Tian ardiansyah

Data : fakta yang belum diolah.

Informasi : data yang sudah diolah dan memiliki arti bagi sipenerimanya.

Tacit : pengetahuan yang terdapat didalam otak sesuai dengan pemahaman dan pengalaman seseorang, susah untuk didefinisikan dengan bahasa normal.

Explicit : pengetahuan yang telah dikumpulkan serta diterjemahkan ke dalam suatu bentuk dokumentasi sehingga lebih mudah dipahami dan disebarluaskan.

Technology : media yang mempermudah penyebaran explicit knowledge.

Knowledge Management : rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali dan dipelajari di dalam organisasi.

Human Resource : suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Organizational Culture : sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya.

Knowledge Management System : sistem yang diciptakan untuk memfasilitasi penagkapan, penyimpanan, pencarian, pemindahan dan penggunaan kembali pengetahuan.

Organizational Memory : pengetahuan yang dibutuhkan dalam organisasi berguna untuk mengembangkan sistem aktual yang dapat digunakan dalam organisasi.

Knowledge Management Literature : alat manajemen yang membenarkan keyakinan bahwa pengetahuan menjadi aset untuk meningkatkan kapasitas organisasi agar mampu bekerja lebih efektif.

Experience : peristiwa-peristiwa pribadi yang terjadi sebagai tanggapan atas beberapa jenis stimulus.

Cost : nilai setara kas yang dikorbankan untuk barang dan jasa yang diharapkan memberikan manfaat pada saat ini atau dimasa mendatang bagi organisasi.

Time : kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan atau peristiwa.

Theories : serangkaian variabel, definisi yang saling berhubungan mengenai fenomena dengan menentukan hubungan antar variabel dengan maksud menjelaskan fenomena ilmiah.

Knowledge Management Process : suatu kegiatan yang terdiri dari menangkap, menyaring, mengesyahkan, mentransformasikan, dan menyebarkan knowledge ke seluruh perusahaan dilengkapi dengan menjalankan prosedur dan proses tertentu.

Database : kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari database tersebut.

Knowledge Management Strategy : mengembangkan kemampuan manajemen pengetahuan strategis dengan menanamkan metode pengetahuan dan pendekatan kedalam budaya dan cara kerja.

Evaluating : aktivitas untuk meneliti dan mengetahui sampai dimana pelaksanaan yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan yang ditetapkan, Dengan adanya penilaian maka akan dapat diketahui kekurangan dan kelemahan sehingga dapat direncanakan cara memperbaikinya.

Coorporate Politics : serangkaian mekanisme yang mengarahkan dan mengendalikan suatu perusahaan agar operasional perusahaan berjalan sesuai dengan harapan.

Capturing Information : proses mendokumentasikan informasi yang dibutuhkan atau didapat.
Knowledge Management : Suatu rangkaian kegiatan yg digunakan oleh organisasi atau perusahaan unyuk mengidentifikasi, menciptakan,menjelaskan dan mendistribusikanpengetahuan.

DSS: Bagian dari sistem informasi berbasis komputer(teramauk sistem informasi berbasis komputer, untuk mendukung proses pengambilan data

Data : Sesuatu yg blm mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memeelukan adanya suatu pengetahuan.

Informasi : Sekumpulan data/fakta yg diorganisasi atau diolah dgn cara tertentu sehingga mempunyai arti bagi penerima.

Knowledge Capture : Sebuah proses yg merupakan hasil pemikiran seorang pakar sehingga pengalaman dpt ditangkap dgn baik

Management : Seni yg menyelesaikan perkerjaan melalui org lain.

Explicit : Pengetahuan yg telah dikumpulkan serta diartikan ke dlm suatu bentuk dokumentasi sehingga lebih mudah dipahami dan disebarluaskan.

Tacit : Pengetahuan yg terdapat di dlm pikiran kita sesuai dgn pemahaman,keahlian dan pengalaman seseorang biasanya pengetahuan ini tdk tersruktur,susah didefinisikan dgn bhs formaldan isinya mencakup pemahaman pribadi


Knowledge repository : Sebuah tempat untuk menyimpan dan mengelola explicit knowledge. Knowledge repository yang sederhana dapat dibuat menggunakan sekumpulan folder. Knowledge repository yang berteknologi menggunakan database platform

Knowledge Model :
Berdasarkan pendapat-pendapat Denise (2007), Nonaka and Takeuchi (1995), Sarvary (1999), Choo (1998), Davenport et al. (1998), dan Zarifian (1999), Cut Zurnali (2008) mencoba mengungkap model konseptual sistem knowledge management. Model yang dikemukakan memperhitungkan pengetahuan individual (individual knowledge) sebagai starting point bagi penciptaan pengetahuan keorganisasian . Dan sejak informasi telah menjadi bahan dasar (raw material) dari pegangan pengetahuan individual, maka ia merupakan landasan dasar dari organisasi pengetahuan (knowledge organization). Cut Zurnali (2008) menambahkan bahwa pengetahuan individual yang muncul merupakan kombinasi dari informasi, interpretasi, refleksi, dan pengalaman dalam sebuah kontek yang pasti (certain context).


Knowledge Audit : Kegiatan memeriksa secara sistematis kualitas pengelolaan pengetahuan di suatu organisasi.

KM Cycle :
Merupakan suatu kerangka kerja yang terdiri dari tempat penyimpanan pengetahuan, hubungan, TI, infrastuktur komunikasi, keahlian fungsional, lingkungan responsif, kecerdasan organisasi dan sumber daya eksternal.

Knowledge Acquisition : Pengumpulan data-data dari seorang pakar ke dalam suatu sistem (program komputer).
 

Management : Suatu seni dalam ilmu dan proses pengorganisasian seperti perencanaan, pengorganisasian, pergerakan, dan pengendalian atau pengawasan.

Knowledge Reuse : Penggunaan kembali knowledge yang sudah ada untuk menyelesaikan suatu pekerjaan

Knowledge Capture : Teknik yang digunakan ketika bertemu pakar. Teknik ini terdiri dari interview techniques, modelling techniques dan specialised techniques.


Knowledge Aplication : Penggunaan pengetahuan yang ada untuk mendukung penyelesaian masalah-masalah yang dihadapinya.
 

Knowledge Taxonomies : Bisa diartikan sebagai aturan untuk menyusun atau mengatur.
 

Managing Knowledge : Rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi.


Sunday, 17 July 2016

Tugas KM 1

Benny Wijaya
Avner Gunawan

Knowledge Management  : suatu rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi / perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan yang bertujuan digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi.

Organizational Learning adalah organisasi yang terlaltih dalam menciptakan, meraih, dan mengubah pengetahuan/informasi dan memperbaiki sikapnya untuk mencerminkan pengetahuan dan pandangan baru.

Motivation adalah suatu dorongan kehendak yang menyebabkan seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu.

KM Tools menurut Rollet(2003) adalah mengklasifikasikan teknologi KM berdasarkan skema yang terkait yaitu komunikasi,kolaborasi, pembuatan konten, manajemen konten, adaptasi, e-learning, personal tools, networking.

Experience adalah proses memperoleh pengetahuan atau kemampuan selama periode tertentu dengan melihat dan melakukan hal-hal daripada dengan belajar.

Data adalah fakta yang belum di olah

knowledge adalah proses memperoleh pengetahuan atau kemampuan selama periode tertentu dengan melihat dan melakukan hal-hal daripada dengan belajar.

culture adalah  nilai pokok, kepercayaan, kode praktek yang mencirikan suatu organisasi serta anggotanya berbeda dengan organisasi satu dengan yang lainnya.

Knowledge Capture adalah tahapan pengumpulan sumber-sumber pengetahuan yang dihasilkan melalui proses penciptaan pengetahuan.

Explicit adalah  pengetahuan yang telah di artikulasikan sehingga lebih terstruktur dan dapat disimpan, serta dapat dipindahkan ke siapapun dengan mudah. biasanya Bentuk dari explicit knowledge, meliputi : manual, dokumen, dan prosedur.

Tacit adalah pengetahuan yang dimiliki seorang individu yang sulit dikomunikasikan.

Values adalah nilai-nilai yang sudah di tetapkan dan menjadi sebuah pendirian

Knowledge Bases adalah merupakan representasi pengetahuan dari seorang pakar yang diperlukan untuk memahami, memformulasikan dan memecahkan masalah.

Practice adalah mencoba untuk melakukan suatu hal yang biasanya baru pertama kali di lakukan

Visual Mapping adalah metode baru yang di lakukan dengan cara memberikan gambaran secara tergambar dan tersusun rapi sehingga dapat dengan mudah di mengerti dan di cermati.

knowledge sharing adalah berbagi ilmu pengetahuan yang telah di ketahui kepada satu dengan yang lain

knowledge management cycle Pendekatan ini fokus pada 3 kondisi yg dibutuhkan dan disiapkan untuk sebuah organisasi untuk memacu suatu keberhasilan di dalam suatu bisnis, dimana membutuhkan sebuah bisnis(barang/jasa) dan pelanggan (customer), sumber daya(tenaga kerja,materi dan fasilitas), dan mempunyai kemampuan untuk bertindak.

information adalah data yang sudah tersusun dan sertai refrensi terhadap suatu hubungan (konteks) yang mempunyai arti, untuk membantu pengambilan keputusan.

discussion adalah suatu hal yang di lakukan pada sebelum pengambilan keputusan

performance adalah tingkatan yang biasanya bisa di nilai agar mengetahui tingkatannya sejauh mana

norms Bahasa inggris dari NORMA : bentuk nyata dari nilai-nilai sosial di dalam masyarakat yang berbudaya, memiliki aturan-aturan, dan kaidah-kaidah, baik yang tertulis maupun tidak. Norma-norma ini mengatur kehidupan manusia dalam bermasyarakat.









Word Salad Ario dan Ravin #1

Ario Permadi
Ravin Hardi

1. Knowledge sharing :sebuah aktivitas dimana pengetahuan (informasi, skill, dan keahlian) ditukarkan kepada orang lain

2. Text mining : penerapan konsep dan teknik data mining untuk mencari pola dalam teks

3. Software : program yang dibuat atau
dirancang untuk menyelesaikan suatu aplikasi tertentu.

4. information audit : sebuah evaluasi berdasarkan bukti dimana organisasi membutuhkan untuk focus pada usaha-usaha mengelola pengetahuannya. Hal itu bisa menunjukkan kebutuhan pengelolaan organisasi dari organisasi, kekuatannya, kelemahan, peluang, tantangan dan resikonya.

5. Knowledge maping : aktivitas organisasi untuk mengumpulkan dan memetakan pengetahuan yang dibutuhkan guna memenuhi strategi bisnis yang telah ditetapkan

6. Explicit knowledge :  bisa dijelaskan dengan kata” , gambar, bersifat tangible (bisa dirasakan)

7. Tacit knowledge : sulit dijelaskan dengan kata” ,text ,gambar, bersifat intancible(tidak bisa dirasakan)

8. Knowledge : informasi yang dialami berdasarkan pengalaman, kebiasaan, & apa yg dipelajari yang diolah menjadi suatu informasidalammenyelesaikansuatumasalah yang ada

9. Filtering : pemilihan dan memilah sumber-sumber pengetahuan yang tersedia melalui suatu proses penyaringan (filtering process)

10. People :Bagaimana organisasi mengelola, mengembangkan dan melepaskan pengetahuan dan porensi penuh dari perusahaan dan bagaimana merencanakan kegiatan dalam rangka mendukung kebijakan dan strategi dan operasi yang efektif.

11. Taxonomy:sistem klasifikasi dasar yang memungkinkan kita untuk menggambarkan konsep dan dependensi dengan cara hirarkis. Semakin tinggi suatu konsep diletakan, maka semakin umum dan dapat dirincikan, dan semakin rendah suatu konsep, maka semakin spesifik nama dari satu subclass.

12. Autonomy : Kemampuan untuk melakukan sebagian besar tugas mereka tanpa bantuan langsung dari sumber luar, serta dapat mengontrol tindakan dan keadaan sendiri.

13. Framework : Kerangka yang dibuat untuk sebagai proses awal menyelesaikan tujuan

14. Data : fakta sederhana yang dapat distrukturkan, yang belum tentu dibuktikan kebenarannya

15. Information : data yang sudah diolah dan sudah dibuktikan kebenarannya

16. Collaboration :Proses partisipasi beberapa orang, kelompok dan organisasi yang belerka sama untuk mencapai hasil yamg diinginkan.

17. Value : Strategi yang diperoleh dari pengamatan lapangan, lalu digunakan untuk mencapai suatu tujuan sehingga mendapatkan nilai yang ditampilan

18. Knowledge management :proses menghimpun, mengembangkan, menyebarkan dan memanfaatkan pengetahuan organisasi secara efektif.

19. Culture : Nilai pokok, suasana, dan praktek yang mencirikan suatu budaya yang dapat dibedakan dengan budaya lainnya

20. Portal : Beragam data dan informasi yang di simpan untuk dapat diakses lebih dari satu orang, digunakan untuk melihat informasi yang dibutuhkan secara bersama

21. Best Pratices : Suatu ide atau gagasan mengenai bagaimana cara mencapai keberhasilan melalui teknik, metode, proses, dan penghargaan sehingga dapat di sharing dengan orang lain.